DIMANA BATAS KOTA BERTUMBUH DAN BERKEMBANG?

Hampir bisa dipastikan tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan pada judul tulisan ini. Kalaupun ada jawabannya bersifat perkiraan saja. Siapa yang bisa menduga suatu kawasan semula sunyi senyap, tiba-tiba berubah menjadi kawasan yang penuh hiruk pikuk karena saking ramainya dalam waktu relatif singkat. Bisa lihat bukti nyata ke kawasan pertambangan batu bara seperti di wilayah Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Semula di pegunungan Binuang di wilayah ini hanyalah kawasan perkebunan karet, kebun pisang, dihuni beberapa KK peserta transmigrasi dan orang-orang lokal. Namun setelah diketahui dari hasil eksplorasi di bawah pegunungan tersebut terdapat kandungan batu bara yang cukup besar. Serta merta investasi besar-besaran tumpah ke pegunungan ini. Bagaikan hujan emas menimpa mereka yang ada di sana. Tiba-tiba menjadi kaya raya dalam hitungan bulan. Luar biasa. Para OKB (orang kaya baru) muncul ke permukaan. Berubahlah strata ekonomi mereka. Berubah juga sistem ekologi lingkungan di sana. Semula mereka hanya bisa berladang, berkebun kalaupun diperjualbelikan hasilnya cukup 1 atau 2 hari makan, namun kemudian tiba-tiba mereka dapatkan ratusan juta hingga milyaran rupiah dalam waktu yang belum pernah terbayangkan. Potensi tambang batu bara yang semakin terkuak telah membawa Kalimantan Selatan menjadi lirikan investor besar dalam dan luar negeri. Perubahan demi perubahan tidak hanya terjadi di area pertambangan tetapi juga ternyata merubah wajah kota secara signifikan. Pertumbuhan ekonomi kota meningkat tajam. Indikator lapangan memperlihatkan perubahan tersebut. Mobil mewah lalu lalang, hotel menjamur, perumahan elit bermunculan. Efek lainnya menimbulkan booming ruko di setiap jalan utama kota. Meskipun batu bara bukanlah satu-satunya sektor yang mendongkrak ekonomi daerah, namun karena pengaruhnya yang cukup signifikan sehingga perhatian tertuju ke sektor ini. Efek beruntun muncul akibat satu sektor ekonomi yang berkembang dengan cepat. Termasuk efeknya terhadap ruang kota.

Saat ini di tahun 2010 Banjarmasin telah tumbuh menjadi kota besar. Pertumbuhan baik yang bersifat intensif maupun bersifat ekstensif. Di tengah-tengah padatnya pusat kota, masih saja bisa muncul bangunan skala besar yang fungsinya untuk menarik sebanyak-banyaknya manusia untuk berkunjung. Pembangunan gedung bertingkat skala besar menjadi tren intensifikasi ruang kota yang sudah padat. Inilah fenomena pertumbuhan vertikal kota yang didorong oleh kekuatan ekonomi sektor private. Wilayah pinggiran kota pun semakin tumbuh dan berkembang. Diwarnai deretan rumah-rumah massal. Seakan memberikan isyarat bahwa di pusat kota sudah penuh sesak. Ekstensifikasi ruang seperti ini membawa konsekuensi besar pada ketersediaan infrastruktur kota. Sejengkal demi sejengkal kota tumbuh meluas, menjawab kebutuhan manusia untuk berhuni. Ternyata jaringan jalan perkotaan sangat mempengaruhi arah pertumbuhan kota. Di wilayah mana pun, setelah dibangun jaringan jalan maka segera disusul pembangunan gedung dan perumahan. Dari sistem jaringanjalan ini, faktor yang besar mempengaruhi adalah sistem hirarki jaringan jalan. Status jalan arteri tentu berbeda dengan jalan kolektor. Semakin tinggi hirarki jalan semakin tinggi juga kecepatan tumbuhnya. Arti penting dari hirarki ini terkait peluang ekonomi yang ada di atasnya. Perebutan kepada peluang ekonomi inilah yang menjadikan semakin tingginya nilai lahan yang dilewati oleh jaringan jalan arteri dibandingkan jalan kolektor yang hirarkinya berada dibawah. Jika sistem hirarki jaringan jalan di perkotaan tidak terencana dengan baik maka akibatnya akan menjadikan rusaknya pertumbuhan kota. Mengarahkan pertumbuhan kota sama halnya dengan upaya mengarahkan nilai investasi. Jika pemilik investasi merasa cocok terhadap arah rencana perkotaan berdasarkan pertimbangan cost and benefitnya maka terjadi kesesuaian rencana dan realisasi. Tetapi jika investor tidak merasa cocok, maka hal inilah yang berpotensi ketidakseimbangan rencana dan realisasi. Bisa jadi arah pertumbuhan kota tidak sesuai rencana kota. Kemungkinan penyimpangan ini cukup besar. Analisa para perencana kota terkadang tidak sejalan dengan analisa para pemilik modal. Ini adalah dilema. Lalu bagaimana dengan kawasan tambang tadi? Kawasan tambang hanyalah lecutan awal. Nilai investasinya akan menurun seiring berkurangnya deposit tambang. Kawasan Binuang bisa saja akan kembali sepi dan sunyi seiring sepinya eksploitasi. Sebagaimana terjadi di Kota Sawahlunto di Sumatera yang dulunya dikenal karena tambangnya, sekarang sudah pudar dan tidak menjadi lirikan investasi lagi. Namun bisa saja Binuang menjadi ramai jika tumbuh sektor ekonomi basisnya, meskipun tambang sudah mati suri. Kondisinya sangat berbeda dengan Banjarmasin yang memiliki basis ekonomi pada sektor perdagangan dan jasa. Terus tumbuh dan berkembang dengan pesat. Tidak terpengaruh terhadap masa depan tambang batu bara. Sektor jasa meningkat sudah menjadi ciri dari kota besar. Kesimpulannya pertumbuhan kota menuju dua arah yaitu pertumbuhan intensif vertikal dan ekstesif horisontal. Keduanya tergantung arah investasi. Secara fisik sistem jaringan jalan adalah pola yang akan diikuti pertumbuhan ruang kota.

About these ads

72 thoughts on “DIMANA BATAS KOTA BERTUMBUH DAN BERKEMBANG?

  1. masukan dari Saya, jika dilihat faktor secara makro untuk jaringan jalan adalah karakteristik sosial ekonomi penduduk, penggunaan lahan, ketersediaan sarana dan prasarana transportasi. Sedangkan secara mikro diantaranya : pertumbuhan lalu-lintas, kapasitas dan tingkat pelayanan jalan, klasifikasi fungsi jalan, serta mutu perkerasan jalan.
    Maka, kita berharap dapat menemukan kebutuhan sistem jaringan jalan di kota Banjarmasin yang sesuai dengan pola pergerakan penduduk kota Banjarmasin di masa yang akan datang baik yang berupa sistem jaringan jalan primer maupun sekunder, sehingga polanya dapat diikuti pertumbuhan ruang kota.

  2. artikel yang menarik!!!
    tapi saya masih belum paham pertumbuhan kota menuju dua arah (pertumbuhan intensif vertikal dan ekstesif horisontal). mungkin bisa diberi contoh pak agar saya dpt bayangan???

  3. tambahan dari saya, pemerintah kota seharusnya memberikan penyedian fasilitas transportasi yang nyaman dan memadai, sehingga mengurangi pemakaian transportasi pribadi.
    masalah tambang agar tidak ditinggalkan para investor, mungkin para invstor bisa menanam saham dibidang lain speperti hotel, restoran, dan mungkin juga membuat sebuah perkebunan kelapa sawit.

  4. menurut pendapat saya paling utama dimana batas kota bertumbuh dan berkembang adalah jalan karena jalan adalah penghubung wilayah yang satu dengan yg lainnya.

  5. Dengan adanya jaringan jalan yang baik, maka pertumbuhan ruang kota seolah tak ada batasannya. Karena Jalan merupakan penghubung antara wilayah satu dan lainnya, jika kondisi jaringan jalan tidak baik mungkin pertumbuhan kota akan terhambat dan terlihat batasan antara wilayah kota yang pertumbuhannya lebih maju dengan wilayah pinggiran yang pertumbuhannya terasa lebih lambat.

  6. Dua hal yang bisa saya tangkap..
    Pertama, kota bisa tumbuh dan berkembang kearah kemajuan seperti kata doxiadis, atau justru kebalikannya yaitu kearah kemunduran seperti kata Lewis Mumfort. Keduanya bisa terjadi karena berbagai faktor yang mempengaruhinya.
    Kedua, orientasi kota Banjarmasin yang berubah kearah jalan, menyebabkan sungai-sungainya hilang dan berganti menjadi “seribu ruko”. Ini juga salah satu contoh besarnya pengaruh jalan bagi pertumbuhan dan perkembangan kota yang membuat hati miris..

  7. Apabila pertumbuhan dan perkembangan kota hanya tergantung ke arah investasi, lalu dimana peran dari planner sndiri pak?

  8. BISMILLAH…
    Seperti kalimat yang ada pada artikel tersebut, yaitu “Ternyata jaringan jalan perkotaan sangat mempengaruhi arah pertumbuhan kota”. Jadi jaringan jalan adalah salah satu faktor yang membuat sebuah kota tumbuh dan berkembang, dimana jika ada pembuatan jalan di suatu daerah maka akan ada pembangunan setelah pembuatan jalan tersebut selesai. Sehingga daerah tersebut akan menjadi sebuah permukiman.
    TERIMA KASIH.

  9. jalan yang bagus merupaka modal utama sebuah kawasan untuk mengembangkan ekonomi mereka.tidak heran gubernur kalsel berusaha mengembangkan jalan yang memadai untuk fasilitas warganya untuk berusaha. karena fasiitas untuk berusaha sudah tersedia mereka mulai menngembangkan kota Banjarmasin menjadi kota dagang.ini mengubah cira Banjarmasin yang memiliki banyak sungai menjadi banyak ruko. dimana ruang terbuka hijaunya kalau begitu??

  10. Perkembangan kota dan pertumbuhan kota sangat dipengaruhi oleh aspek ekonomi, baik dalam segi investasi alam pada wilayah tersebut. kota menjadikannya sebagai tempat yang berlimpah sumber daya. Kota yang memiliki infrastrukur yang lengkap dan kemudahan dalam akses menjadi daya tarik yang besar, , sehingga jalan merupakan akses terpenting untuk kegiatan baik perekonomian maupun pembangunan.Jalur penghubung merupakan sarana mobilitas untuk melakukan berbagai proses baik proses pembangunan maupun ekonomi.

  11. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    menurut saya kota tumbuh dan berkembang merupakan suatu keharusan untuk kota tersebut khususnya kota Banjarmasin,karena dengan pertumbuhan dan berkembangnya suatu kota sangat menunjang pada segi ekonomi. Dengan aspek ekonomi yang sangat menunjang,maka fasilitas jalur transportasi khususnya jalan merupakan faktor yang sangat berpengaruh. Sekarang kota yang tumbuh dan berkembang di artikan dengan memiliki jalan yang lebar dan banyak bangunan ruko,tetapi dari sisi negatifnya lahan yang digunakan tersebut sangat mempersempit jalur jalan. Dengan menyempitnya jalur jalan dan pertambahan pembangunan ruko yang drastis akan memadatkan pertumbuhan ruang kota.

  12. Ass. Wr. Wb
    Menurut saya memang tidak bisa dipungkiri lagi kalau jalan merupakan jaringan transportasi yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas,memegang peran penting dalam suatu pembangunan permukiman dan sangat berpengaruh terhadap pengembangan dan pertumbuhan perekonomian sebuah kota contohnya Banjarmasin. Bisa kita lihat di daerah kita sendiri,jaringan jalan dari tahun ke tahun mulai mengalami penurunan yang berakibat kondisi jalan tersebut tidak sesuai dengan yang direncanakan.
    Jalan-jalan menjadi semakin sempit karena bertambahnya ruko-ruko dsepanjang jalan di Banjarmasin. Yang akan menerima imbasnya adalah masyarakat yaitu berdampak pada terhambatnya lalu lintas di daerah tersebut.
    Oleh karena itu seharusnya pembangunan jalan harus sesuai dengan potensi sumberdaya yang ada, dimana penentuan jaringan jalan dengan prioritas perkembangannya menjadi penentu efektivitas pembangunan jalan.

  13. kota binuang bisa saja disebut kota yang masih dalam proses pertumbuhan, karena binuang pada awalnya hanya sebuah kota biasa yang tiba-tiba terkenal akan hasil tambangnya. itulah yang menyebabkan banyaknya penduduk luara yang berpindah ke kota tersebut, sedangkan banjarmasin sudah tumbuh menjadi ibu kota dan kota besar yang memiliki jumlah penduduk yang cukup padat…

  14. jadi selain bisa berkembang, batas sebuah kota juga bisa berkurang ya pak? dikarenakan berkurangnya “nilai investasi” yg ada pada kawasan tersebut…sehingga mengakibatnya berpindahnya penduduk yg ada di sekitar wilayah…dan wilayah menjadi kembali sepi dan sunyi seiring sepinya eksploitasi.

  15. Saya melihat selain faktor jalan dan investasi yang disebutkan di atas tentu saja ada faktor-faktor lain, salah satunya seperti faktor fasilitas di suatu wilayah.
    Misalnya fenomena pertumbuhan kota Banjarbaru yang mulai mengarah ke jalan Trikora yang dulunya sepi tetapi karena fasilitas-fasilitas pemerintahan mulai dipindahkan ke sana maka permukiman pun mulai marak dan harga tanah disekitarnya naik drastis.

  16. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Menurut pendapat saya alangkah baiknya jika sebuah kota tumbuh dan berkembangnya dengan adanya faktor yang dapat diperbaharui,agar perkembangan dan pertumbuhan kota tidak hanya sementara, jadi dengan kata lain perkembangan dan pertumbuhan kota terus berlanjut dikarenakan adanya faktor regenerasi, entah itu sumber daya alam, sumber daya manusianya ataupun lain sebagainya..

  17. Infrastruktur strategis adalah memang merupakan prasarana yang tepat untuk menunjang suatu proses perbaikan di suatu wilayah. saya sempat mengetahui bahwa harga satu sak semen di Jayapura mencapai 400,000 . Sementara di banjarmasin mungkin hanya sekitar 70,000 rupiah. Suatu perbedaan harga yang sangat mencolok.mungkin karena ongkos untuk mengirim barang ke Papua sangat mahal. Di sana jalan-jalan yang menghubungkan desa masih berupa tanah biasa. Belum ada jalan dengan perkerasan yang baik. Bahkan, untuk mengirim barang ke desa-desa tertentu tidak ada cara lain selain pesawat terbang kecil dengan landasan pacu seadanya.

  18. Menurut saya perkembangnya suatudaerah atau kota selain faktor ekonomi,faktor sumber daya alam juga sangat besar pengaruhnya semakin besar/banyak sumber daya alam yg dimiliki daerah itu,maka akan semakin cepat bertumbuh dan berkembangnya suatu daerah menjadi suatu kota besar karena memiliki daya tarikuntuk orang2 yang ingin pencarian pekerjaan

  19. membaca artikel ini saya jadi teringat dengan “kota mati”. menurut bapak, apakah mungkin sebuah kota mengalami kemunduran sehingga menjadi sebuah kota mati?

  20. suatu daerah memiliki batas kota. namun batas tersebut tidak terlihat. tidak terlihatnya batas kota ini dikarenakan banyaknya fenomena kota dan pemukiman yang terus berkembang. sebagai contoh kota banjarmasin, setelah keluar dari gerbang batas kota banjarmasin masih terlihat seperti dalam kota. padahal dulunya adalah sebuah tanah persawahan. dan perkembangan pemukimam ini disebabkan dengan adanya alih fungsi lahan, banyaknya lahan yang kosong, pembangunan rumah masal, perubahan sifat bangunan, dan terakhir adalah munculnya eksternalitas yang sangat berhubungan sekali dengan fenomena ini.

  21. Membaca artikel ini saya jadi teringat dengan “kota mati”. Menurut bapak, apakah mungkin sebuah kota mengalami kemunduran sehingga mencapai titik “kota mati”??

  22. Dalam hal ini, tumbuh dan berkembangnya suatu perkotaan berjalan dinamis seiring pesatnya pertumbuhan disektor ekonomi.
    Contohnya seperti Kota banjarmasin tempo dulu dengan kota Banjarmasin yang sekarang. Dimana tempo dulu Banjarmasin hanya kota kecil yang terletak di kawasan kuin (pusat kerajaan Banjar) yang segala aksesnya selalu melalui sungai. Hal ini dikarenakan masyarakatnya yang sebagian besar menghuni di pesisir sungai dan matapencahariannya sebagai pedagang. Lain halnya dengan kota banjarmasin yang sekarang lebih dikenal sebagai kota dagang sekaligus kota industri sehingga dibuatlah akses jalan darat. Dampaknya dapat dilihat sekarang, menjamurnya ruko disepanjang pinggiran jalan kota banjarmasin.

  23. Sektor perdagangan juga merupakan faktor yang turut mempengaruhi permukiman. Pusat perdagangan memberikan kesempatan kerja serta peluang-peluang ekonomi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk bermukim di wilayah itu.

  24. tambahan dari saya, pemerintahan seharusnya menyedia sarana transportasi umum yang nyaman. sehingga keteraturan jalan dapat dijaga. dan disamping itu KDB bangunan harus dijalankandengan baik , sehingga ketertiban pemukiman dapat diatur dengan baik.
    dengan penyediaan fasilitas umum yang memadai maka sedikit demi sedikit orang akan berpindah kefasilitas umum itu ketimbang fasilitas pribadi.

  25. Assalamualaikum wr wb..

    Memang tidak bisa dipungkiri pertumbuhan kota sejalan dengan pertumbuhan ekonomi didaerah tersebut. Akan tetapi masalah terpenting adalah bagaimana membuat kota yang sudah tumbuh tsb menjadi kota yang berkembang dalam hal kualitas SDM,ekonomi, dll.

  26. Assalamualaikum wr wb
    menurut saya, batasan pada pertumbuhan dan perkembangan suatu kota salah satunya adalah jalan penghubung antar kota itu sendiri dengan kota-kota disekitarnya sebagai penghapus pengisolasian suatu kota / desa yang terpencil.
    Dan faktor lainnya adalah disektor ekonomi dan sumber daya alam yang ada di suatu kota/daerah tersebut, akan tetapi hal tersebut bisa saja mengalami kemunduran.

  27. Perkembangan suatu wilayah sangat tergantung dengan devisa daerah. Investasi dari luar maupun dalam negeri sangat mempengaruhi pengembangan daerah, karena perencanaan pembangunan daerah biasanya terhambat oleh masalah keuangan, sehingga jika ada investor yang menawarkan harga yang cocok tidak dipungkiri lagi akan banyak lahan – lahan kosong yang siap dibangun, baik itu sebagai daerah pemukiman, maupun untuk bangunan berlantai banyak. Hal itulah yang membuat pengembangan suatu daerah semakin tak terkontrol.

  28. Pertanyaan dimana batas kota bertumbuh dan berkembang memang tidak akan menemukan jawaban yang pasti. Karena faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kota adalah faktor-faktor yang terus bergerak secara dinamis,seperti faktor ekonomi, kelahiran, kematian, infrastruktur kota, dll. Oleh karena itulah pertumbuhan dan perkembangan sebuah kota akan terus bergerak dinamis (positif ataupun negatif) seiring dengan kedinamisan pergerakan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

  29. Faktor yang paling berpengaruh dalam pengembangan suatu daerah adalah faktor ekonomi. Pemerintah dalam menjalankan program kerjanya sangat tergantung pada devisa yang ada, sehingga jika ada investor dari luar yang menawarkan dana “segar” untuk lahan yang memang dianggap mereka yang sangat berpotensi dengan harga yang cocok dengan keperluan daerah, maka tidak heran banyak lahan – lahan menjadi milik swasta yang membuat semakin maraknya perkembangan bangunan yang tidak terkendali. Hal inilah yang membuat suatu daerah berkembang tanpa ada batasan yang pasti.

  30. memang tidak bisa dipungkiri pertumbuhan kota sejalan dengan pertumbuhan ekonomi didaerah tersebut. Akan tetapi masalah terpenting adalah bagaimana membuat kota yang sudah tumbuh tsb menjadi kota yang berkembang dalam hal kualitas SDM, ekonomi, dll.

  31. Menurut saya, dari tulisan diatas bisa disimpulkan bahwa faktor SDA pada suatu wilayah sangat mempengaruhi pertumbuhan akan suatu kota. Dimana dengan adanya aktivitas pemanfaatan SDA tersebut bisa memperbaiki, baik itu dari segi ekonomi masyarakat dengan menyerap dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat yang dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat sekitar. Sedangkan keuntungan untuk pemerintah setempat adalah masuknya investor-investor yang ingin bekerja sama dan menanamkan modalnya dalam pemanfaatan SDA tersebut yang pastinya akan berimbas pada meningkatnya pembangunan daerah pada kawasan itu sendiri. sebagai contohnya dikawasan pertambangan batu bara pegunungan binuang tersebut.

  32. Menurut saya berkembangnya dan bertumbuhnya suatu daerah ataupun kota terjadi oleh beberapa faktor yang mempengaruhi seperti faktor ekonomi, kelahiran, kematian, infrastruktur kota, dan juga sumberdaya alam yang dimiliki oleh kota itu sendiri.dari semua itu jalan adalah salah satu penunjang bertumbuhnya dan berkembangnya sebuah kota, karena jalan merupakan penghubung antar kota dengan kota-kota disekitarnya sebagai sarana sistem jaringan jalan, dimana sistem jaringan jalan adalah pola yang akan diikuti pertumbuhan ruang kota/sebuah kota.

  33. Lajunya sebuah perkembangan kota sangat dipengaruhi oleh perekonomian dan sumberdaya alam nya. Karena daerah yang memiliki banyak lapangan pekerjaan dan SDA nya membuat orang-orang tergiur untuk pergi kesana.

  34. pertumbuhan kota sudah sampai pada kawasan produktif seperti areal persawahan banyak berubah menjadi perumahan disebabkan pertumbuhan penduduk terus bertambah sehingga kebutuhan tempat tinggal semakin meningkat.Sehingga dampaknya kebutuhan pokok berkurang karena areal sawah dijadikan perumahan.

  35. DIMANA BATAS KOTA BERTUMBUH DAN BERKEMBANG?

    Memang tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan diatas. karena yang mempengaruhi adalah faktor yang terus berkembang. contoh saja binuang yang membuat jalan jalan baru, jalan untuk kota dan untuk akses batu bara yang tersendiri. itu sudah membuktikan kota yang dulunya kecil sekarang sudah berkembang.

  36. Setuju dengan Handy, pertumbuhan dan perkembangan kota memang bergerak secara dinamis, positif maupun negatif. Secara administratif batas kota bisa saja ditetapkan, namun pertumbuhan dan perkembangan kota dapat membuat batas antara kota satu dengan yang lain menjadi kabur.

  37. penunjangan sarana yang baik dan tepat dapat dapat mendatangkan investasi yang besar untuk pemerintah. misalkan saja terpenuhinya kebutuhan fasilitas transportasi secara baik, terkontrol dengan rapi sehingga memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat dan pemerintah pun mendapat untung dari tingkat pendapatan dan tingkat ketertiban lalu lintas.
    penetapan KDB yang baik dapat mengatur pemukuman dipinggiran jalan sehingga menjadi teratur.

  38. Jadi, meningkatnya atau menurunnya pertumbuhan dan perkembangan kota itu trgantung nilai investasi suatu kawasan dan sistem jaringan jalan di kawasan tersebut…?? Dan dari meningkatnya pertumbuhan dan perkembangan kota juga meningkatkan strata sosial dan gaya hidup masyarakat sekitar.

  39. Ass.wr.wb…
    Menurut saya artikel yg dtulis bpk trazi memang sudah mewakili pertumbuhan dan perkembangan kota. Karena jika pertumbuhan dan perkembangan kota tanpa adanya perkmbangan sektor jalan raya utama perkotaan,ekonomi perdagangan,atau pun pertumbuhan sektor perumahan,maka kota banjarmasin tidak akan menjadi kota,melainkn akan menjadi sebuah dusun yang tertinggal.

  40. dapat diketahui bahwa faktor yang berpengaruh adalah jaringan jalan. dimana jalan dibuat semakin panjang dan semakin jauh, disana pula akan berkembang pemukiman-pemukiman yang awalnya hanya lingkup kecil yang lama-lama akan menjadi besar dan padat. sehingga dapat dikatakan kemungkinan perkembangan dan pertumbuhan pemukiman tidak akan terhenti selama jaringan jalan masih terus meluas. selain itu berkaitan dengan keserakahan investor-investor kaya yang haus akan penanaman sahamnya. ini juga mempengaruhi lingkup kota itu terus bertumbuh kembang.

  41. mungkin perkotaan akan berkembang kearah dimana manusia bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan, diantaranya adalah jalan dan daerah tambang seperti yang telah disebutkan pada artikel diatas. jadi, mungkin istilah dimana ada gula disitu ada semut berlaku juga pada proses pertumbuhan dan perkembangan kota, dimana ada akses/ fasilitas maka disitu juga ada permukiman yang membentuk perkotaan.

  42. jika jalan merupakan faktor utama berkembangnya permukiman atau kota, berarti tidak menutup kemungkinan desa yg sekarang masih ‘desa’ nantinya akan menjadi kota padat karena pembangunan jalan akan semakin digalakkan, dan kota padat yg ada sekarang akan jd seperti apa nantinya..

  43. sebenarnya saya bingung pada bagian kesimpulan pa.. pertumbuhan kota kearah intensif vertikal dan ekstensif horizontal itu yang seperti apa? pertumbuhan dan perkembangan kota banjarmasin sendiri masuk pertumbuhan kearah mana pa?

  44. memang tidak dapat dipungkiri pertumbuhan dan perkembangan sebuah batas kota dari faktor-faktor penumjang seperti faktor ekonomi, kelahiran, kematian, infrastruktur kota,dll.maka dari itu pertumbuhan dan perkembangan sebuah batas kota tergandung dari faktor-faktior tersebut di atas

  45. Berkembangnya jaringan jalan dapat berpengaruh dalam meningkatnya pertumbuhan dan perkembangan kota dimana terdapat faktor yang mempengaruhinya yaitu adanya nilai investasi terhadap suatu kawasan dan adanya fasilitas baru suatu wilayah yang semakin meningkat yang membuat pemukiman bertambah dan terus meningkat.

  46. Infrastruktur jaringan jalan merupakan peran penting dalam pertumbuhan pemukiman diperkotaan,karena merupakan akses dalam interaksi sosial baik untuk kawasan itu sendiri dan juga sebagai koridor bagi kawasan lain.
    Selain infrastruktur jalan,ada faktor lain yang juga berperan penting dalam pertumbuhan permukiman yaitu fasilitas umum lainnya yang tersedia dikawasan tersebut.

  47. Menurut saya, hal yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan suatu wilayah adalah jaringan jalan. Suatu wilayah akan tumbuh dan berkembang dengan baik jika sistem jaringan jalan dibangun lebih dulu dibandingkan dengan membangun permukiman terlebih dahulu.

  48. assalammuaikum.wr.wb

    ya,memang kita tidak tahu pasti bahwa batas kota tumbuh dan berkembang itu seperti apa..

    contohnya..pertambangan di binuang tidak selamanya bertahan kan bisa saja habis.kalau begitu pa, apakah itu bisa disebut perkembangan kota. kan tumbuh dan berkembang seharusnya lebih maju dan tidak berhenti sampai di situ.

  49. Memang seperti itulah peristiwa dan fenomena yang terjadi sekarang ini. Suatu lahan yang semakin besar keuntungan yang ada di lahan itu maka semakin banyak pula orang-orang yang berminat dengan lahan tersebut. Dan semakin ramai suatu permukiman maka orang yang berminat akan semakin banyak pula.

  50. assalamu’alaikum..
    Dari artikel tersebut saya dapat menarik kesimpulan bahwa sektor ekonomi merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan kota. Contohnya saja fenomena penambangan batu bara di daerah Binuang yang ternyata berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat disekitarnya. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi tersebut mempengaruhi gaya hidup masyarakat, bisa terlihat dari semakin tingginya intensitas perubahan guna lahan non terbangun menjadi lahan terbangun atau lahan non produktif menjadi lahan produktif. Karena masyarakatnya telah memiliki kebutuhan yang jauh lebih tinggi terhadap pemenuhan ruang dibanding sebelumnya.
    Hal serupa terjadi pula pada kota Banjarmasin , namun pertumbuhan dan perkembangan kota tersebut lebih dipicu oleh perkembangan ekonomi yang semakin bergerak. mengarah pada perdagangann dan jasa yang kedepannya terus berkembang.

  51. Assalam mu’alaikum wr. wb.
    Dari artikel tersebut saya dapat menarik kesimpulan bahwa sektor ekonomi merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan kota. Contohnya saja fenomena penambangan batu bara di daerah Binuang yang ternyata berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat disekitarnya. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi tersebut mempengaruhi gaya hidup masyarakat, bisa terlihat dari semakin tingginya intensitas perubahan guna lahan non terbangun menjadi lahan terbangun atau lahan non produktif menjadi lahan produktif. Karena masyarakatnya telah memiliki kebutuhan yang jauh lebih tinggi terhadap pemenuhan ruang dibanding sebelumnya.
    Hal serupa terjadi pula pada kota Banjarmasin , namun pertumbuhan dan perkembangan kota tersebut lebih dipicu oleh perkembangan ekonomi yang semakin bergerak. mengarah pada perdagangann dan jasa yang kedepannya terus berkembang .

  52. perkembangandan pertumbuhan suatu kota dipengaruhi oleh sektor ekonomi dan infra struktur, bisa dimungkinkan yang dulunya desa bisa berubah menjadi kota dengan seiringnya peraihan fungsi lahan yang dulunya sawah atau perkebunan menjadi lahan terbangun.

  53. menurut pendapat saya kota tumbuh dan berkembang suatu kota itu di pengaruhi oleh sumber daya alam dan nilai investasi yang di dapatkan di daerah tersebut. karena dari hal itulah yang menyebabkan orang-orang untuk tinggal di sana.

  54. saya setuju dengan tulisan yang bapak tulis, yaitu jaringan jalan perkotaan sangat mempengaruhi arah pertumbuhan kota.Jika sistem hirarki jaringan jalan di perkotaan tidak terencana dengan baik maka akibatnya akan menjadikan rusaknya pertumbuhan kota.

  55. Assalamualaikum Wr. Wb.

    Alhamdulillah, saya InsyaAllah sudah bisa meresapi inti dari artikel yang Bapak buat.

    Diluar dari itu, yang ingin saya tanyakan semakin hal tersebut terus tumbuh dan berkembang apakah mungkin akan membuat sebuah kota akan berubah menjadi “kota mati”?

  56. Ya, benar.. Menurut saya jalan merupakan hal utama dalam menentukan arah perkembangan suatu wilayah. Dengan dibangunnya Jalan maka fasilitas yang lain akan mengikuti seperti jaringan listrik, jaringan telpon, dll.. sehingga perekonomian pun bisa berkembang dan perkotaan bisa berkembang.

  57. assalamu’alaikum..
    para investor sekarang memang sudah menguasai sektor-sektor terutama sektor perekonomian. Permukiman pun bisa lenyap seketika karena keegoisan para investor sehingga muncul urban removal yang memaksa penduduk setempat untuk keluar dan mencari lahan di pinggiran kota lalu terjadi pertumbuhan dan perkembangan kota tersebut secara horizontal maupun vertikal.

  58. Assalamu’alaikum wr. wb.
    Dari artikel tersebut saya dapat menarik kesimpulan bahwa sektor ekonomi merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan kota. Contohnya saja fenomena penambangan batu bara di daerah Binuang yang ternyata berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat disekitarnya. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi tersebut mempengaruhi gaya hidup masyarakat, bisa terlihat dari semakin tingginya intensitas perubahan guna lahan non terbangun menjadi lahan terbangun atau lahan non produktif menjadi lahan produktif. Karena masyarakatnya telah memiliki kebutuhan yang jauh lebih tinggi terhadap pemenuhan ruang dibanding sebelumnya.
    Hal serupa terjadi pula pada kota Banjarmasin , namun pertumbuhan dan perkembangan kota tersebut lebih dipicu oleh perkembangan ekonomi yang semakin bergerak. mengarah pada perdagangann dan jasa yang kedepannya terus berkembang.

  59. assalamu’alaikum..
    Terjadinya perkembangan dan pertumbuhan kota secara horizontal dan vertikal hendaknya di imbangi dengan sarana dan prasarana yang mendukung agar dampak pertumbuhan dan perkembangannya tidak mengarah ke Death Point yang malah dapat merusak suatu tatanan wilayah..

  60. Assalamua’laikum wr.wb.
    para investor sekarang memang sudah menguasai sektor-sektor terutama sektor perekonomian. Permukiman pun bisa lenyap seketika hanya karena keegoisan parainvestor ataupun pihak-pihak terkait sehingga muncul urban removal yang memaksa penduduk setemat untuk mencari lahan di sela-sela kota atupun di daerah pinggiran kota. Hal ini merupakan salah satu kasus yang terjadi saat ini yang mengakibatkan adanya pertumbuhan kot secara horizontal, dan menurut saya pertumbuhan kota secara vertikal adalah salah satu pemecahan masalah akibat tidak memungkinkan lagi untuk pertumbuhan dan perkembangan kota secara horizontal.

  61. kota dikatakan tumbuh bisa di lihat pada saat kota tersebut mengalami kemajuan di segala bidang yang memungkinkan penduduk betah menetap di daerah/kota tersebut karena kebutuhan yang mencukupi dan bahkan bisa didapat berlimpah, seperti contoh tadi yaitu binuang dengan kaya akan hasil tambangnya.

    Dengan adanya peristiwa pertambangan di binuang, kebutuhan akan penataan jaringan jalan yang baik sangatlah diperlukan.

    biasanya masyarakat tidak memperhatikan kondisi penataan jalannya, tetapi lebih mementingkan masalah pertambangannya.Hal ini menyebabkan tidak terencananya pembukaan jalan yang baik sehingga tatanan kota tidak tertata rapi.
    Apabila pertambangan tersebut mengalami kemunduran akibat pengeksploitasian yang berlebihan, dampak nantinya kota tersebut akan ditinggalkan masyarakatnya akibat tidak terencananya kota tersebut.Jadi jaringan jalan yang baik sangat berpengaruh terhadap perkembangan kota tersebut.

  62. menurut saya, batas kota bertumbuh dan berkembang mungkin tidak ada batasannya selama dalam kawasan tersebut terdapat pertambahan penduduknya

  63. Di Kotabaru tepatnya Desa Sekoyang Kabupaten Polao laut Tengah, pernah terdapat sebuah perusahaan Pabrik Kayu Serpih (Chip Mill. Desa ini awalnya sunyi, tapi swtwlah perusahaan itu ada, menjagi sangat ramai. Tapi sekarang tampak sebuah permukiman mati karna perusahaan itu gulung tikar.

    ini lah cerminan pertumbuhan dan perkembangan kota yang tidak akan pernah pasti. Bisa berubah dengan sangat cepat.
    http://www.mail-archive.com/dharmajala@yahoogroups.com/msg06852.html

  64. menurut saya, untuk membangun sebuah kawasan yang maju kabupaten tapin tidak hanya wilayah yang berlimpah dengan tambang, tetapi juga harus diimbangi dengan SDM yang tinggi untuk mengelola kawasan tersebut.

  65. Bangunan tinggi memang sekarang marak di kota-kota. dan membuat kota semakin padat seiring berjalannya dari waktu ke waktu.dan akan semakin jarang pula lahan kosong ditemukan.

  66. Batas bertumbuh dan berkembangnya kota menurut saya memang sulit diidentifikasi. Seperti contoh di atas, dari sunyi senyap menjadi daerah yang ramai karena ada pertambangan.

  67. Perkembangan perkotaan dan pertumbuhan ruang kota terlihat dari semakin luasnya daerah yang menunjukkan ciri perkotaan. Salah satu contohnya Banjarbaru sudah hampir menyatu dengan Kota intinya (Banjarmasin).
    Pertanyaan yang timbul adalah mungkinkah jika Koata semakan bertumbuh dan berkembang akan meneyebabkan kaburnya batas antara wilayah perkotaan dengan pedesaan. Atau bahkan lebih nya lagi akan tidak adalagi kawasan yang disebut pedesaan ?

  68. kepada sdr mattew m, binuang belum memiliki pengelolaan yang bagus dan belum bisa dikatakan sebagai growth center, kalau dikatakan sebagai salah satu growth pole atau growth point bisa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s